2007-10-18

Konfigurasi Virtual Host di XAMPP

Seperti janji im di post sebelumnya tentang XAMPP, im akan tunjukin gimana caranya mengkonfigurasi virtual host di XAMPP. Buat kamu yang belum sepat baca artikel itu, sebaiknya baca dulu (baca post sebelumnya).

Virtual host adalah salah satu feature di Apache, salah satu komponen XAMPP, yang memungkinkan kita punya beberapa hosting website di satu web server di mana masing-masing punya nama domain sendiri, misalnya http://www.imam.com/ dan http://www.adiwibowo.com/. Apache punya dua jenis virtual host, yaitu NameVirtualHost dan IP-Based Virtual Host. Dalam artikel ini cuma kan dibahas NameVirtualHost.

Proses Membuka Halaman Website

Sebelum kita bahan bagaimana caranya mengkonfigurasi NameVirtualHost, ada baiknya kita pahami dulu proses yang terjadi ketika kita membuka suatu halaman website.

Pada saat kita mengetikan alamat suatu website (URL, Universal Resource Locator) di web browser kita, misalnya http://www.adiwibowo.com/folder/index.htm, maka web browser memecah URL tersebut jadi komponen-komponenya. Komponen dari URL di atas adalah:

  • Protokol (http), bagian ini menentukan cara komputer kita berkomunikasi dengan server, dalam hal ini menggunakan protokol HTTP

  • Nama host (www.adiwibowo.com) , bagian ini digunakan untuk mencari lokasi web servernya ada di mana

  • Lokasi relatif dokumen (/folder/index.htm), bagian ini menentukan lokasi dokumen di web server yang akan kita buka

Selanjutnya komputer kita akan menterjemahkan nama host menjadi IP address. Hal ini dilakukan karena komputer berkomunikasi dengan menggunakan IP address, bukan nama host. Proses penerjemahan ini disebut name resolution process. Proses ini dilakukan dengan cara:

  • Melihat local cache, mungkin saja nama host tersebut pernah diterjemahkan jadi IP address dalam proses sebelumnya

  • Melihat hosts file, file ini berisi pemetaan nama host dengan IP address

  • Bertanya ke DNS, DNS memiliki database yang berisi pemetaan nama host dengan IP address

Setelah IP address diketahui, komputer akan mengontak web server dan meminta dokumen yang kita minta dengan menggunakan lokasi relatif dokumen dari URL. Jika dokumen yang kita minta berhasil ditemukan oleh web server, maka web server akan memberikan dokumen tersebut, dan komputer kita akan menampilkannya di web browser.

Kalau digambarkan, proses yang terjadi kurang-lebih adalah seperti ini:

Modifikasi Name Resolution Process

Agar kita bisa menggunakan NameVirtualHost, kita harus mengkonfigurasi name resolution process terlebih dahulu. Untuk melakukannya, kita bisa mengedit hosts file atau mengkonfigurasi DNS. Dalam artikel kali, modifikasi name resolution process hanya akan dilakukan dengan mengedit hosts file.

Hosts file adalah file teks yang berisi pemetaan nama host dengan IP address. Kita bisa mengedit file ini dengan menggunakan notepad. Lokasi hosts file adalah “X:WINDOWSsystem32driversetchosts” (X adalah drive tempat kita menginstall Windows) atau bisa juga pake ShortPath “%windir%system32driversetchosts”.

Di dalam hosts file (yang belum diubah) seharusnya sudah ada satu record, yaitu:

127.0.0.1 localhost

Bagian kiri adalah IP address dan bagian kanan adalah nama host-nya. Arti dari record di atas adalah kalau komputer mau melakukan koneksi dengan komputer yang nama hostnya localhost, komputer akan mencari komputer dengan IP address 127.0.0.1.

Catatan: 127.0.0.1 adalah IP address komputer kita sendiri, disebut loopback. Semua komputer memiliki IP address ini untuk keperluan berkomunikasi dengan dirinya sendiri.

Coba tambahkan baris berikut:

127.0.0.1 http://www.imam.com/

127.0..0.1 http://www.adiwibowo.com/

Setelah itu start XAMPP lalu buka web browser, browse ke http://www.imam.com/ dan http://www.adiwibowo.com/. Apa yang terjadi? Seharusnya kita akan melihat halaman website yang kita simpan di XAMPP. Kalau sudah berhasil, kita bisa lanjutkan ke pembahasan berikutnya.

Konfigurasi NameVirtualHost

Untuk mengkonfigurasi NameVirtualHost kita harus edit file httpd-vhost.conf di dalam folder “X:XAMPPapacheconfextra” (X adalah folder tempat instalasi XAMPP). Kita bisa edit file ini dengan menggunakan notepad. Di dalam file itu sudah ada contoh konfigurasi, tapi masih berupa comment (diabaikan oleh apache, karena masih ada tanda pagar (#) didepan teks).

Untuk bisa menggunakan NameVirtualHost, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menghapus tanda pagar (#) di depan tulisan ##NameVirtualHost *:80. Setelah itu tambahkan definisi NameVirtualHost untuk setiap nama host (domain) yang kita buat. Contoh untuk membuat NameVirtualHost http://www.imam.com/ dan http://www.adiwibowo.com/, tambahkan baris berikut:

<VirtualHost *:80>

ServerAdmin [email protected]

DocumentRoot /xampp/htdocs/imam

ServerName www.imam.com

ServerAlias www.imam.com

</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>

ServerAdmin [email protected]

DocumentRoot /xampp/htdocs/adiwibowo

ServerName www.adiwibowo.com

ServerAlias *.adiwibowo.com

</VirtualHost>

Modifikasi teks di atas sesuai dengan keperluan. Ada beberapa hal yang haru diperhatikan, yaitu:

  • DocumetRoot hanya bisa diisi dengan link relatif ke folder di bawah folder XAMPP. Biasanya dokumen website disimpan di folder htdocs.

  • ServerAlias bisa menggunakan asterix (*), contoh: *.adiwibowo.com. Artinya setiap nama host yang diakhiri adiwibowo.com akan di-redirect ke folder /xampp/htdocs/adiwibowo.

  • Restart apache setiap kali melakukan perubahan konfigursi VirtualHost.

2007-09-05

XAMPP = Apache, PHP, MySQL ++

Kalau kamu pengen belajar web-programing dengan PHP, tapi ga mau repot nginstal web-server, database-server, ftp-server, dan mail-servernya, kamu harus liat aplikasi yang satu ini.. XAMPP dari ApacheFrined.. im bakal tunjukin betapa asiknya aplikasi ini..

XAMPP itu adalah aplikasi server yang merupakan gabungan dari beberapa aplikasi server yang biasanya ada di web server. Liat aja nih sendiri komponennya:

  • Apache (web server)

  • MySQL (database server)

  • PHP (web programming)

  • SQLite (database server)

  • OpenSSL (web security a.k.a. encryption)

  • phpMyAdmin (web-based interface for MySQL)

  • FileZilla FTP Server

  • Mercury Mail (mail server)

  • dll

Sekali install, semua komponen di atas terinstal juga.. Bukan cuma itu, kita ga perlu lagi melakukan konfigurasi tambahan supaya masing-masing komponennya bisa saling interaksi.. Sebagai catatan nih, kalo kamu nginstal Apache dan PHP secara terpisah (masing-masing), kamu harus menambahkan beberapa baris konfigurasi di httpd.conf (file configurasinya Apache, red).. Salah ketik dikit aja, ga jalan deh Apache-nya..

Cara Dapetin XAMPP

Kamu bisa download XAMPP di website ApacheFriend (www.apachefriend.org).. Atau kamu cari aja di Google or Yahoo! Search dengan kata kunci ‘XAMPP for Windows Download’.. Atau kamu bisa juga cari link ke halaman download XAMPP dari website PortableApps (www.portableapps.com).. Gampang kan..??

Ada 3 (tiga) pilihan download XAMPP:

  • Zip file (biasanya ukurannya filenya paling gede)

  • Executable installer (paling gampang buat installnya)

  • Executable 7zip file (biasanya paling kecil ukuran filenya)

im sih biasanya download yang terakhir, soalnya paling kecil sih ukuran filenya..

Cara Install XAMPP

Beda file yang didownload, beda lagi cara installnya, tapi sumpah semua caranya gampang (selama kamu punya privilege administrator, hehehehe).. Kalau kamu download yang executable installer, tinggal dobel-klik aja filenya, terus ikutin wizardnya..

Kalau kamu download versi zip, kamu tinggal ekstrak (unzip) aja ke drive C, D, E, or drive manapun yang kamu punya.. Tapi ada syaratnya, harus di root-drive alias ga boleh di dalam folder lain..

Kalau kamu download file executable 7zip, dobel-klik aja filenya dan pilih drive di mana kamu mau ngisntal XAMPP.. Syaratnya sama kaya yang zip, harus di root-drive alias ga boleh di dalam folder lain.. Liat gambar ini biar lebih jelas..

Setelah itu, kamu harus jalanin ‘setup_xampp.bat’ supaya XAMPP menyesuaikan konfigurasi dirinya sendiri. Jangan lupa jalanin ‘setup_xampp.bat’ lagi kalo kamu mindahin lokasi folder XAMPP, misalnya dari C: ke D:.. Instalasi selesai, tinggal jalankan komponen-komponenya..

Menjalankan Komponen XAMPP

Cara paling gampang buat jalanin komponen-komponen XAMPP adalah dengan menggunakan XAMPP Control Panel.. Kamu tinggal klik tombol ‘Start’ untuk menjalankan komponen dan klik ‘Admin’ untuk mengkonfigurasi komponen.. Liat gambar biar lebih jelas..

Ada catatan sedikit nih buat kamu yang pake Windows XP SP2.. Kalo Windows Firewall kamu aktif, pada saat pertama kali kamu start komponen XAMPP, misalnya MySQL, akan muncul dialog-bos kaya gini..

Jawab aja ‘Unblock’ supaya Windows Firewall mengijinkan komponen XAMPP tadi untuk jalan..

Saatnya coba-coba

Udah nginstal masa ga dicoba dulu sih.. Yuk kita cobain beberapa komponen XAMPP-nya.. Coba start Apache-nya deh.. Setelah itu buka browser kamu (mis: Internet Explorer atau FireFox I love this open-source browser) terus masukin alamat http://localhost/ atau http://127.0.0.1/.. Seharusnya tampilan di browser kamu kaya gambar ini..

Pilih bahasa yang mau kamu pake.. Maaf, belum ada bahasa Indonesia, jadi pilih aja English atau bahasa lain yang kamu bisa..

Sekarang kita coba MySQL (dan PHP-nya) pake phpMyAdmin.. Pastiin MySQL-nya udah kamu start, kalo belom start dulu dong..!! Setelah itu, buka http://localhost/phpmyadmin dari browser kamu.. Kalau kamu liat tampilan seperti gambar di bawah, berarti MySQL dan PHP di XAMPP kamu udah bekerja dengan baik..

Berikutnya apa..??

Berikutnya im akan tunjukin gimana caranya mengkonfigurasi virtual-host di XAMPP.. Jadi kamu bisa punya website dengan nama macem, misalnya http://www.imam.com/, http://www.adiwibowo.com/, atau apapun, tapi web servernya tetep satu.. Selain itu im juga akan tunjukin cara nginstal aplikasi-aplikasi web populer seperti Mambo/Joomla, Wordpress, dll.. Sabar ya..!!

2007-03-23

Bikin Form Psikotes Penjumlahan Angka

Pernah ketemu form isian kaya gambar di bawah ini pas psikotes..??

Form di atas adalah salah satu model psikotes yang populer.. Menyebalkan emang, menjumlahkan angka dari bawah ke atas atau sebaliknya.. Angkanya banyak banget lagi..

Kadang-kadang ada baiknya kita coba-coba ngerjain psikotes kaya gini.. Tapi bikin form kaya di atas repot juga kali ya.. Nulis 3000 – 5000 angka secara acak kayanya lumayan bikin cape deh..

Sebenernya dengan Microsoft Office Word kita bisa bikin script sederhana buat bikin angka-angka kaya gitu.. Kalo cuma perlu 5000 angka doang sih kecil.. Ga sampe satu detik (tergantung CPU juga sih), 5000 angka acak udah muncul.. Penasaran gimana caranya..??

Ok, im kasih tau deh.. Pertama buka dulu Microsoft Office Word-nya.. Setelah itu buka menu Tools > Macro > Visual Basic Editor atau dengan shotkey Alt+F11..

Kalo udah kebuka Visual Basic Editor, buka menu Insert > Module..

Setelah modul barunya jadi, ketik skrip di bawah ini:

Sub PsikoNumGenerator()

Randomize Timer

theEnd = InputBox("Jumlah angka yang akan dibuat", "Jumlah Angka")

If Not IsNumeric(theEnd) Then Exit Sub

If Int(theEnd) = 0 Then Exit Sub

For i = 1 To theEnd

theText = theText & vbTab & Int(Rnd(i) * 10)

Next

Selection.TypeText Text:=theText

End Sub

Kalo udah, kembali ke Microsoft Office Word dan buka menu Tools > Macro > Macros… atau pake shortkey Alt+F8..

Pilih PsikoNumGenerator, terus masukin jumlah angka yang mau kamu bikin, misalanya 5000..

Secara otomatis di dokumen ada 5000 angka acak untuk latihan psikotes.. Tinggal atur deh formatnya biar enak dikerjain, misalnya ganti jenis dan ukuran huruf, ukuran kertas, dll..

Kalo ga mau repot kamu bisa download contoh dokumennya di http://www.adiwibowo.com/psikonumgenerator.doc.. Jangan lupa ubah seting Macro Security supaya bisa jalanin script-nya ya..!!

2007-01-22

Manfaatin Styles and Formattings di MS Word

Microsoft Word punya satu fitur keren yang di sebut Styles and Formattings.. Selain bikin format dokumen konsisten, Styles and Formattings bisa bikin struktur dokumen tertata dengan rapi (ada Heading, Paragraph, dll).. Dengan adanya struktur dokumen ini kita bisa melakukan navigasi di dukmen dengan mudah pake Document Map.. Yang paling penting, Styles and Formattings mempercepat peng-edit-an dokumen.. Kerjaan yang biasa kamu lakuin dalam waktu 30 menit, bisa selesai hanya dalam 10 menit atau bahkan lebih cepat dari itu.. Ga percaya..?? im pernah buktiin kok..

Gimana sih caranya make fitur yang satu ini..?? Ga susah kok..

OK, kita mulai dengan mencari di mana letak menu dan icon di toolbar untuk mengaktifkan Pane Styles and Formattings.. Coba kamu buka menu Format..!! pasti kau akan nemuin menu untuk mengaktifkan Pane Styles and Formattings.. Atau kalo kamu liat di toolbar ada icon yang gambarnya 2 huruf A (liat gambar)..

Gambar 1 Menu Styles and Formattings

Gambar 2 Icon Styles and Formattings di Toolbar

Coba klik salah satu, boleh dari menu Format > Styles and Formattings (Gambar 1) or dari icon Styles and Formattings di Toolbar (Gambar 2).. Di Task Pane sebelah kanan akan muncul Pane Styles and Formattings (Gambar 3)..

Gambar 3 Pane Styles and Formattings

Terus, gimana makenya..?? Ok.. im akan kasih contoh pengunaan Styles and Formattings buat bikin laporan format IPB..

Bikin Judul Bab dan Sub Judul

Pekerjaan pertama yang dilakukan setelah nyeting Page Setup adalah mulai ngetik.. Bener ga..?? Ga juga siy.. Nyiapin Styles buat dokumen kayanya lebih bijaksana daripada langsung mulai ngetik.. Tapi bukan berarti kita kudu bikin semua Styles yang mau kita pake di awal.. Kadang-kadang pas udah mulai ngetik dokumen kita perlu bikin Style baru..

Kita mulai aja dengan bikin Style buat judul bab yuk..!!

Sebelum memulai segalanya, set dulu supaya dokumenya punya format 1,5 spasi.. aranya..?? Masa gitu aja ga tau..?? Kalau udah, kita mulai bikin Style Heading 1..

Pertama-tama ketik aja judul babnya, misalnya I. PENDAHULUAN (Gambar 4.A).. Kalo Automatic Numbering-nya jalan, undo (Ctrl+Z) aja.. Setelah itu bikin tulisannya jadi Bold (Ctrl+B) dan ketengahin (Center, Ctrl+E).. Kalo bener formatnya akan keliatan kaya Gambar 4.B..

A

B

Gambar 4 im bingung harus ngasih judul apa buat gambar ini

Kalo formatnya udah sesuai, kita tinggal bikin format tadi jadi salah satu Style (Heading 1).. Caranya letakan kursor di tulisan I. PENDAHULUAN terus klik tulisan tobmbol di sebelah kanan tulisan Heading 1 di Pane Styles and Formatting (Gambar 5.A) dan pilih Update to Match Selection.. Kalo bener, Style Heading 1 akan berubah kaya Gambar 5.B

A

B

Gambar 5 sama euy, im juga bingun apa judulnya gambar ini

Hore..!! Sekarang kita udah punya satu Style..!! Jangan seneng dulu, perjuangan masih panjang, masih ada beberapa Style lagi yang harus kita buat..

Sekarang kita bikini Style buat sub judul.. Coba ketik A. Latar Belakang (jangan lupa tekan Enter) di dokumen (Gambar 6.A)..!! Kalo Automatic Numbering jalan lagi, biarin aja, emang itu kan yang kita pengen..?? Bikin jadi Bold juga, karena emang harus gitu kan..?? Kalo bener, maka formatnya akan kaya Gambar 6.B..

A

B

Gambar 6 lagi-lagi ga tau harus ngasih judul apa

Karena kamu udah tau caranya bikin format yang kita bikin jadi Style (Heading 2), maka im ga akan kasih tau lagi gimana caranya..

Bikin Style Buat Paragraf

Heading 1 dan 2 udah kita bikin.. Kalo mau bikin Heading 3, dst, ulangi aja langkah-langkah di atas.. Sekarang kita bikin Style buat paragraf.. Ada sedikit trik untuk bikin Style yang satu ini.. Letakan kursor di sebelah kanan tulisan B., lalu hapus tulisan itu dengan menekan Backspace.. Coba tekan Tab dan berharaplah Auto Left Indent-nya bekerja (ciri-cirinya ada gambar petir kecil gitu deh, ).. Kalo ga bekerja, tekan Backspace lagi terus klik Increase Indent di Toolbar.. Seharusnya posisi Left Indent akan bergeser sejajar dengan huruf L dari Latar Belakang (Gambar 7)..

Gambar 7 ga usah pake judul gambar aja ya..?!

Kerjaan kita belum selesai sampai di situ.. Biasanya awal paragraf agak sedikit masuk kan..?? Banyak orang yang memanfaatkan Tab untuk mencapai tujuan itu.. Tapi jangan coba-coba pake cara itu di sini, karena hasilnya mungkin ga seperti yang kita harapkan (silakan buktikan sendiri).. Untuk mengatasinya, kamu bisa geser First Line Indent sekitar 1,5 cm ke kanan kaya di Gambar 8.. Jangan lupa untuk set Aligment-nya jadi Justify..

Gambar 8

Kalo udah, sekarang kita akan bikin Style baru yang namanya Paragraf 1 (ingat pake f, bukan pake p ato ph, kan biar Indonesia banget)dari format yang kita bikin.. Caranya agak sedikit beda dengan yang sebelumnya.. Klik tombol New Style di Pane Styles and Formattings, terus ketik Paragaf 1 di kotak dialog yang muncul (Gambar 9)..

Gambar 9

Kita pake Styles and Formattings-nya yuk..!!

Kayanya 3 sample Styles udah cukup deh.. Kamu bisa bikin Styles lain sesuai keperluan kamu.. Caranya udah bisa kan..?? Sekarang kita coba make Styles and Formattings untuk mengatur layout dokumen..

Coba ketikin kata-kata (3 ato 4 paragraf) di bawah Latar Belakang..!! Kalo Style terakhir yang lagi aktif adalah Paragraf 1, maka secara otomatis format dokumen akan jadi Paragraf 1.. Tapi kalo ternyata Style yang aktif itu yang lain, aktifin dulu dengan mengklik tulisan Paragraf 1 di Pane Styles and Formattings.. Kalo udah telanjur ngetik dan Style yang lagi aktif bukan Paragraf 1, letakan aja kursor di bagian manapun dari paragraf yang kita buat tadi, terus klik tulisan Style Paragraf 1.. Kalo bener, dokumen kamu mungkin penampakannya akan kaya Gambar 10

Gambar 10

Tahap berikutnya bikin sub judul yang ke-2, B. Tujuan.. Sekarang coba letakan kursor di bawah paragraf dan klik Style Heading 2..!! Ajaib, tiba-tiba formatnya berubah jadi kaya A. Latar Belakang dan secara otomatis muncul huruf B.. Yang perlu kamu lakukan cuma ketikin judul di situ (Tujuan).. Sekarang tekan enter, terus klik Style Paragraf 1, terus ketik lagi kata-kata sampe 1 or 2 paragraf.. Kalo bener, dokumen kamu mungkin penampakannya akan kaya

Gambar 11

Bab Pendahuluan kita anggap selesai.. Selanjutnya kita akan bikin Bab berikutnya, Bahan dan Metode.. Masih kaya gitu kan urutannya..?? Anggap aja gitu deh..

Bab baru berarti halaman baru.. im punya sedikit trik untuk bikin halaman baru.. Tekan aja Ctrl+Enter..!! Secara otomatis kursor akan berada di halaman baru.. Ada sedikit keuntungan kalo kita pake cara ini, apapun yang terjadi di Bab sebelumnya, misalnya ditambahin beberpa paragaf, tidak akan menggoyahkan posisi Bab berikutnya.. Maksudnya dia akan tetep ada di bagian paling atas halaman, ga akan bergeser ke tengah.. Jadi ga perlu mencet enter or backspace banyak2 buat nyesuain posisinya..

Kita mulai bikin judul Bab Bahan dan Metode yuk..!! Klik Style Heading 1, lalu ketik II. BAHAN DAN METODE terakhir tekan enter..!! Setelah itu kita bikin sub judul A. Alat dan Bahan.. Caranya sama kaya yang sebelumnya.. Klik Style Heading 2 dan ………. Ups, kok hurufnya C sih, bukan A..?? Jangan takut, ada cara buat ngeganti huruf itu kok.. Dobel-klik aja huruf C-nya terus pilih Restart Numbering (Gambar 12)..!!

Gambar 12

Sekarang hurufnya jadi A lagi deh.. Silakan terusin ngetik bahan dan metodenya.. Sebenernya im masih punya trik buat bikin flowchart metode.. Tapi ga sekarang deh, nanti aja.. im ga berani janji untuk pasti ngasih tau gimana caranya.. Tapi kalo ada kesempatan im akan kasih tau deh.. Sampe di sini dulu, semoga tulisan ini bisa bermanfaat..!! Selamat ngetik..!!

Tombol Merah Eskalator

Eskalator memang memudahkan hidup manusia.. Kita ga perlu cape-cape mendaki atau menuruni anak tangga satu per satu.. Tinggal berdiri di atasnya, kita akan dibawa ke atas or kebawah sesuai arah eskalatornya..

Tapi alat yg satu ini bukan tanpa resiko.. Banyak kecelakaan terjadi di alat ini.. Contoh kecelakaan yg mungkin terjadi adalah kejepit or jatoh.. Lalu apa yg harus kita lakukan kalo terjadi kecelakaan kaya gitu..??

PRESS THE RED BUTTON TO STOP THE ESCALATOR..!!

Tapi jangan iseng-iseng mencet tombol merah itu.. Karana kamu bisa dimarahin petugas gara-gara ngeberentiin eskalator.. Untuk menjalankan lagi eskalatornya harus pake kunci.. Itu artinya harus manggil petugas yang bertanggung jawab atas eskalator tersbut alias yang megang kunci eskalator..

Percaya ato ga.. im pernah mencet tombol merah itu.. Hari Sabtu, 20 Januari 2007 (bertepatan tahun baru Hijriah bo..), di Bogor Trade Mall (BTM) im mecet tombol merah itu.. Tapi ga dimarahin sama petugas.. Soalnya im punya alesan yang kuat buat mencet tombol merah itu..

Ada kecelakaan di eskalator.. Seorang anak kecil naik eskalator dengan arah terbalik (menghadap ke belakan) dan dua orang wanita (kayanya salah satunya ibunya) dewasa naik setelah anak itu (im ga bisa bilang di depan or belakangnya anak itu, nanti malah binun lagi).. Karena anak kecil itu menghadap ke arah yg salah, maka jatohlah dia.. Dua wanita tadi juga ikut jatoh dan terguling-guling di eskalator.. Tanpa mikir panjang im langsung lari dan mencari tombol merah eskalator.. Langsung im pencet dan eskalator berenti.. Mereka akhirnya bisa bangun dan naik anak tangga eskalator (yg udah berenti) satu per satu.. Untungnya ga ada yg terluka serius..

Buat temen-temen.. Hati-hati ya kalo naik eskalator.. Jangan sampai ada orang yg mencetin tombol merah eskalator buat kita..

2007-01-16

Bikin dua (atau lebih) format Page Number di Word

im sering banget dapet pertanyaan kaya gini, “gimana sih caranya bikin Page Number di Word mulai lagi dari 1, tapi masih di dokumen yang sama..??”. Biasanya temen-temen yang lagi bikin skripsi nih yang nanya kaya begini. Biasanya mereka pengen bikin halaman dengan format i,ii, iii, dst; terus disambung sama 1, 2, 3, dst. Bener ga..??

Selama bertahun-tahun (hiperbolis nih, padahal ga selama itu) im ga juga nemuin caranya (emang ga dicari sih). Akhirnya kemaren (udah agak lama sih) im tau juga gimana caranya bikin format page number yang kaya gitu. Mau tau caranya..??

Ok, im bakal tunjukin caranya. Rahasianya ada di Document Section. Apaan tuh..?? Masa gitu aja ga tau, coba buka kamus bahasa Inggris (misalnya Linguist), terus cari apa artinya section. Section artinya bagian. Kita bisa ngebagi dokumen jadi beberapa Document Section. Terus gimana caranya bikin Document Section..??

Caranya gini, pertama buka dokumenya, lalu pilih bagian yg mana yg mau dijadikan awal dari Section. Misalnya im pilih awal bab baru sebagai awal dari Section (liat gambar).

Terus buka menu File > Page Setup. Buka tab Layout dan pastiin kalo opsi yang dipilih di Section Start itu yang New Page. Abis itu ubah opsi Apply to jadi This Point Forward. Terakhir, klik OK..

Sekarang kita udah punya dua Section, dan kita tinggal bikin halaman di masing-masing Section. Prosedurnya standard lah, masa gitu aja gat tau. Pilih aja section yang mau dikasih Page Number, terus buka menu Insert > Page Number. Ulangi untuk setiap Section. Kalo mau lebih jelas liat aja deh ilustrasi gambar ini (baca juga penjelasannya)..!!

1. pilih Section 1

2. Buka menu Insert > Page Number, terus atur formatnya, misalnya I, ii, iii, dst

3. Pilih Section 2, terus ulangi langkah yang sama, tapi kali ini Start at-nya diisi 1 dan formatnya 1, 2, 3, dst. Selesai deh, sekrang dokumennya punya dua format halaman dan mulai dari 1 lagi..

Gimana..?? Gampang kan..?? Kalo masih ada pertanyaan atau mau tau lebih detail, silakan tanya langsung sama Microsoft Word-nya, pencet F1 terus ketik kata kuncinya, misalnya Section, terus baca sendiri deh.

2006-11-23

Konspirasi

Dunia ini penuh dengan konspirasi.. Dari mulai konspirasi kecil-kecilan sampai yang bersar kaya menjatuhkan rezim tertentu.. Kalo orang kaya gue paling terlibat konspirasi kecil-kecilan kaya ngerjain temen yang mau ultah, de el el.. Mungkin terlalu berlebihan sih kalo dibilang konspirasi.. Tapi ga ada salahnya donk, biar keren aja.. Beberapa kali gue terlibat konspirasi kecil-kecilan.. Kadang-kadang jalur konspirasinya ribet banget.. Sementara gue berkonspirasi dengan temen gue, temen gue mungkin berkonspirasi dengan temennya yg lain untuk tujuan yang sama maupun beda.. Kadang-kadang semua berujung di satu titik yang sama.. Yang kaya gini yang bikin bingung.. Banyak konflik kepentingan.. Gue belom bisa cerita sekarang konspirasi apa yang saat ini melibatkan gue.. Yang jelas bukan konspirasi yang membahayakan nusa bangsa dan dunia.. Cuma konspirasi kecil-kecilan antar temen.. Tunggu aja kabar berikutnya..

2006-10-17

Posting pertama di blog im-Blog

Ga tau kenapa tiba-tiba gue pengen bikin blog.. Kayanya enak juga bisa nulis-nilis di internet.. Setidaknya ada tempat buat menyimpan data-data (tulisan) itu.. Kalo gue save di komputer sendiri sering gue hapus sendiri sih.. Mudah2an dengan pake blog kaya gini gue agak males untuk menghapus tulisan-tulisan yang udah gue bikin..